Belajar Dari Valentino Rossi

Posted on Agustus 2, 2009. Filed under: Otomotif | Tag:, , , , |

( Sunday, august 2; 2009 )

Selalu ada celah untuk berbuat salah.

Pernyataan di atas semoga tidak menciptakan persepsi yag ambigu. Maksud saya bukanlah bahwa berbuat salah itu adalah hal yang wajar atau lumrah sehingga kita toleran terhadap kesalahan-kesalahan yang terjadi. Bukan itu maksud saya. Maksud saya bahwa apabila kita telah berusaha keras berbuat sesuatu, mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat rapi tetapi tetap juga terjadi kesalahan maka kita jangan putus asa.

Pernyataan di atas bermaksud bahwa ternyata masih ada kekuatan di luar kemampuan manusia yang bisa mengatur hidup kita. Itu menyadarkan kita bahwa kita tetap adalah manusia biasa yang tidak sempurna, masih bisa berbuat salah, manusia biasa yang tidak pernah akan terlepas dari kuasa Sang Pemberi Hidup.

Siapa yang tidak kenal Valentino Rossi ??? Pembalap terbesar abad ini. Juara Dunia 8 kali. Punya bakat , punya skill, dan punya keberanian luar biasa untuk menaklukkan lawan-lawannya di lintasan balap. Pembalap yang telah mengantongi lebih 100 kali dalam karir dunia balapnya.

Tapi minggu lalu, siapa sangka ternyata dia jatuh dari motornya. Padahal dia dalam kondisi memimpin lomba. Kesalahan yang sangat jarang dibuatnya. Bahkan komentator lomba mengatakan bahwa kemenangan sudah di tangan Rossi. Padahal waktu masih banyak lap ( putaran lomba ) yang dilewati. Apalagi para pesaingnya sudah ketinggalan jauh di belakang bahkan sudah ada yang jatuh lebih dulu. Tapi di tengah lomba dia terjatuh. Valentino Rossi juga ternyata tetap juga manusia biasa, sama seperti kita. Dia masih berbuat salah, masih bisa terbawa emosi, terburu-buru untuk segera menyelesaikan lomba. Padahal dia pembalap dengan pengalaman segudang.

8820largeKepada media usai lomba, Valentino Rossi mengakui kesalahannya. Tidak banyak mencari kambing hitam. Walaupun dalam statement sebelum lomba, Rossi mengeluhkan kondisi sirkuit yang tidak rata dan cuaca yang tidak bisa diprediksi. Tapi itu semua tidak mengurangi kebesaran hatinya. Rossi meminta maaf kepada tim dan fansnya atas kesalahannya. Rossi sadar diri. Tidak semuanya bisa berjalan sempurna. Selalu ada celah untuk berbuat salah.

Dan Rossi sudah memberikan pelajaran berharga bagi kita.

GBU all.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Belajar Dari Valentino Rossi”

RSS Feed for gusthy’s blog Comments RSS Feed

Hidup Rossi……….

[…] Belajar Dari Valentino¬†Rossi […]


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: