5 Ciri Caleg Yang TAK LAYAK Dipilih

Posted on Maret 1, 2009. Filed under: Humor, sospol | Tag:, , , , |

kepedean2

Tak terasa pelaksanaan pemilu kurang lebih tinggal sebulan lagi. Heboh “caleg” terjadi di mana-mana. Kalau jaman dulu hanya orang-orang tertentu yang bisa mencalonkan diri, maka sekarang semua orang bisa mencalonkan dirinya. Mulai dari loper koran, penjual bakso, guru, pemuka agama, pengusaha, sampai pengangguran pun bisa ikut berkompetisi. Menurut salah satu harian di Surabaya, 60 % persen caleg tidak jelas pekerjaannya. Hampir semua jalan-jalan di kota dan sekitar tempat tinggal kita dipenuhi dengan poster-poster para caleg lengkap nomor urutnya masing-masing.

Berikut ini 5 ciri caleg yang tak layak dipilih yang saya ambil dari salah satu milis kepenulisan yang saya ikuti.

  1. Mengikat atau memaku posternya di pepohonan. Tak layak dipilih karena inilah calon caleg yang tidak pro lingkungan. Pada masa kepemimpinannya nanti illegal logging akan semakin berkembang. Kok bisa ??? ya..iya… pohon-pohon yang ada di depan mata berani dirusak, apalagi pohon-pohon dalam hutan yang nun jauh di sana pasti akan habis dibabat oleh mereka.
  2. Mengikat atau menempel fotonya pada tiang-tiang listrik. Ini adalah caleg yang punya mental seperti tukang reparasi mesin dan tukang kredit. Kok bisa ??? Kalau diperhatikan kebanyakan tiang-tiang listrik yang berdiri di pinggir jalan dipenuhi tawaran-tawaran memperbaiki dan membeli bekas-bekas, misalnya..”Di cari Playstation bekas”, “Cari Monitor Mati merek apapun”, atau tawaran memperoleh uang Cash secara cepat seperti “Mau Uang Tunai, 5 Menit Proses Beres” dan sebagainya. Jadi nanti kalau caleg ini terpilih, hobbynya adalah membeli barang-barang bekas dari luar negeri tapi dalam laporan pertanggungjawabannya ditulis sebagai barang yang “gres”. Juga caleg yang suka pada hal-hal yang instan yang akan menjerumuskan masyarakat.

3. Memasang foto “mbahnya” di samping fotonya. Ini adalah caleg yang tidak yakin pada kemampuan dirinya sampai mereka harus membawa nama atau foto pemimpin partainya, nama atau fotonya ortu dan “mbahnya di belakang nama dan foto mereka. Untuk apa memilih pemimpin yang seperti itu. Yakin pada diri sendiri aja tidak bisa, apalagi meyakinkan orang lain.

4. Memasang poster dan atau balihonya pada rambu-rambu lalu lintas. Ini adalah caleg yang apabila terpilih nanti tidak akan membawa kebaikan tapi justru banyak mencelakakan rakyatnya. Lihat saja, berapa kali terjadi kecelakaan karena para pengendara tidak bisa melihat rambu-rambu lalu lintas karena tertutup poster para caleg.

5. Memasang poster dan balihonya pada fasilitas umum yang lain, seperti misalnya rumah ibadah, sekolah-sekolah, stasiun, dan sebagainya.

Pasti masih banyak sekali ciri-ciri caleg yang tak layak dipilih. Silahkan ditambahkan sendiri di kolom comment. 5 hal di atas hanya didasarkan kepedulian pada kelestarian dan keindahan lingkungan khususnya fasilitas umum.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

38 Tanggapan to “5 Ciri Caleg Yang TAK LAYAK Dipilih”

RSS Feed for gusthy’s blog Comments RSS Feed

saya mau menambahkan beberapa cir2, antara lain :
1. caleg yg suka berjanji, bukankah kau yang berjanji kau yang mengingkari.
2. caleg yang membagi-bagikan uang (money politik), blo jadi dewan aja dah ngasih contoh rakyatnya melakukan pelanggaran hukum apalagi nti klo dah jadi… bisa dong kita…

Satu lagi mas, caleg yang berfoto narsis kayak di FS itu, berarti mementingkan diri sendiri dan tidak pro rakyat.

wah klo di sini di situ gak boleh di tempel trus mau tempel di mana ??? klo di tempel di tembok ntar di kritik, tempel di jendela mobil di kira sombong,,,, tempel di jidat nya masing2 caleg nya aja dech,,,,,,,,,,,,,

cheers🙂

coba liat caleg yg satu ini, oke gak buat dipilih?
http://www.iriantodaeman.blogspot.com

caleg yang gak baik = berperut gendut = suka makan uang rakyat!
Ini salah satu cara instan menggendutkan perut

1. Para Caleg yg suka rapat di hotel
ini adalah contoh caleg yg suka menghambur hambur kan uang.blom jadi aja udah boros apa lagi kalo dah jadi beneran dan yg pasti selalu minta di temani sama istri istrian nya yg lain.

mestinya caleg yang ikut pemilu uji kelayakan tentang leadership dan mental serta ajaran agama yang dianutnya masing2 dan wawasan ilmu tatanegara dan keuangan

klik juga http://harmidi.blogspot.com/ untuk melihat wasiat untuk calon pemimpin.

@hahaharis on Maret 2, 2009

saya mw nanggepi komen sampean!!!
caleg yg perutnya gendut = makan uang rakyat

skrg saya tanya kalo sby itu berarti makan duit rakyat juga?

hati2 mas,,sampean jalang asal komentar dong!

saya juga ga terlalu pusing lah dgn namanya caleg nanti!!!

yg jelas kita harus memanfaatkan hak suara kita dgn yg menurut kita baik!!!
inget,,,,,,
kita termasuk orang2yg zalim
kalu orang yg kita pilih itu,,menzalimi rakyat
so,,,,silahkan memilih dgn hati,,,,nanti!!!!
demi jayanya indonesia

saya juga mw mengutip,,ya
bukan maksud membeda2kan tiap caleg
dari kacamata saya ya
saya blm pernah trdengar caleg dari PKS yg melakukan hal demikian!!!
mungkin insyaallah nanti saya pilih pks aja,,,,
he2

he-hee benar-benar — setuju aku😛

bener banget ituh
saya sendiri ga suka dengan mereka yang masang posternya di pohon
ngerusak pemandangan aja

numpang blogwalking yak=D

terus tanggal 9 april nanti milih sapa ??

*tambah bingung*

Setuju….setuju banget (sambil manggut-manggut) 🙂

kalo gitu sekarang lebih selektf lagi liatin poster para caleg ya🙂

Tapi semua itu kan umumnya dilakukan para caleg. terus gimana bos…., golpuuut….

yg dijadikan foto ilustrasinya kog cuma salah satu partai saja mas?
jangan..jangan…

saya mau nambahkan satu ciri lagi nich…yaitu caleg yang bikin posternya gede atau besar2 dengan harga yang selangit..nati dia kan mau balikin modalnya tuh secepatnya…caleg kaya gini yang bahaya…trms.

golput aja ah!

yah.,.,.bener banget!!!!!!!!!!!!!

alias LUCU banget bro!

Kayaknya pemilu depan sy sdh ga mau lagi pake hak pilih saya. Abis takut salah pilih…abis mentalnya pada ga pro lingkungan dan kayak tukang kridit…

Ada juga tuh caleg yang mengiklankan dirinya di mobil pribadi, mulai dari depan sampai belakang mobil dipenuhi gambarnya dan partainya… lalu ke luar kota… kan bingung tuh masyarakat itu caleg darimana ya???

Kesimpulannya adalah tidak ada caleg yang layak pilih, terus bagaimana?

wah… keduluan sayah… rencananya mau keluarkan tulisan yg kaya gini tapi seminggu sebelum gelaran centang perenang dilakukan… agar yg masang gak sempat lagi benahin tempelan yg melanggar UU… nanti taktambahin deh…:mrgreen:

Mari berKauan..🙂

http://www.rhomiezf.wordpress.com

Dari pada bingung, Mendingan ke Tegal Gubuk disana banyak pilihan mulai dari Partai “Grosir” hingga Partai “Eceran “pun ada…Tinggal pilih, bawa duit, dan karung, jadi deh jualan

Betul mas belum jadi legislatif aja sudah merusak lingkungan memaku pohon. Kasihan tuch.. pohonnya.
http://iwanmalik.wordpress.com
Info Pendidikan & Wirausaha

Wah setuju sekaliii…
Hemmm tapi kok gambarnya suruh milih H. Eggy Massadiah…?
Atau yg buat memang dia ya pak…?
Tapi OK punya infonya…:mrgreen:

Sepertinya hampir semua caleg melakukannya. Bukan calegnya secara langsuh sih, mungkin tim suksesnya yang melakukan. Jadi sebaiknya cara terbaik buat kampanye spt apa ya?

setuju banget mas, mereka tuh SOMBONG maunya dipilih abis dipilih TIDUR NYENYAK alias nerima gaji buta…brengxxxxxx

Kalo dipohon itu namanya kayak monyet.
Coba lihat di zoo, pasti monyet yang suka bergantungan di pohon..

banyak cara caleg menarik simpati dari rakyat tp malah salah kaprah,…

gua juga mau milih laeg yang kayak gitu, nggak bemodal and nggak usah jadi wakil rakyat

bagusan lagi pemilihan ketua kelas, daripada pemilihan caleg. kalo ketua kelas betul2 suara rakyat yg didengarkan.lha kalo caleg ? ditunjuk aja kagak..malah mengacungkan jari untuk dipilih..aneh..
piss ah..salam kepompong

kalo’ menurut gua caleg yang baik tidak lebih dari 10%,maka lbh baik gak usah memilih saja alias dibubarkan aja….toh habisin uang negara sebab hidup mereka hura2 alias pemborosan ….setuju !!!?

keren !
tapi lebih keren lagi kalo gak milih, kalo pun masuk bilik, contreng aja semua…

Besok pas contrengan, contrenglah wajahnya, klo ga ada kumis dikasih kumis, klo ga ada jenggot dikasih jenggot, kurang rambut dikasih rambut..:mrgreen:

hm..saya ini orang awam yg gk begitu ngerti politik. dan dari kacamata orang awam ini, saya berkesimpulan kalau caleg2 skarang gk tau malu.
nempel poster2 di sembarang tempat, ngerusak pemandangan aja dan jelas2 gk punya etika lingkungan.
yg begitu itu emang gk pantes dipilih.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: