Kesempatan

Posted on Februari 22, 2009. Filed under: kerja, tips2kehidupan | Tag:, , , |

Orang-orang yang lemah menunggu datangnya kesempatan, orang yang kuat membuat kesempatan itu. Orang-orang terbaik bukanlah mereka yang menantikan datangnya kesempatan, akan tetapi mereka yang mengambilnya, yang mengepung, dan menguasai kesempatan tersebut

Setiap orang tahu bahwa air yang penuh dalam ember akan luber apabila dimasuki benda padat. Akan tetapi, tak ada orang yang menggunakan pengetahuan ini untuk menyimpulkan bahwa benda padat itu memindahkan air sama banyaknya dengan beratnya. Tetapi tatkala Archimedes yang mengetahui fakta ini, ia menemukan suatu cara yang mudah untuk mengetahui berat benda-benda yang bentuknya tak beraturan.

Setiap pelaut Eropa ingin tahu apa yang ada di seberang samudera. Akan tetapi, hanya Columbus yang cukup berani untuk berlayar dan akhirnya menemukan dunia baru ( Amerika )

Sebelum ada Newton, sudah banyak buah apel yang menjatuhi kepala orang yang kurang panjang pikirannya. Akan tetapi, Newtonlah yang melihat kenyataan bahwa jatuhnya ke tanah itu menuruti suatu hukum tertentu, suatu hukum yang mengatur jalannya planet-planet.

Petir dan kilat dan sudah berabad-abad menyambar-nyambar di angkasa raya, membutakan mata, menulikan telinga, tanpa ada yang tahu adanya daya listrik yang hebat sekali di dalamnya. Ledakan-ledakan listrik dalam awan hanya dipandang dan didengarkan dengan hati cemas, sebelum Benyamin Franklin menunjukkan dengan suatu percobaan yang sederhana bahwa petir dan kilat itu merupakan penjelmaan dari suatu tenaga yang hebat.

Sebelum ada air mineral dalam kemasan seperti sekarang, orang semua “sangu” air minum yang dimasak di rumah. Tapi Tirto Utomo ( Alm ) melihat kesempatan itu. Maka dia mulai menjual air minum dalam kemasan. Awalnya banyak orang yang mencibirnya. Mereka menganggap mana ada orang yang mau membelanjakan uangnya hanya untuk beli air minum “biasa”???? tapi kita lihat sekarang. Semua orang butuh dan sangat tergantung pada air minum dalam kemasan tersebut.

Semua penemu-penemu besar itu menggunakan kesempatan-kesempatan, yang sebenarnya yang dijumpai oleh semua orang di dunia. Bacalah sejarah orang-orang yang berhasil dalam kehidupannya, maka akan terlihat bahwa mereka adalah orang yang mampu melihat dan mengambil kesempatan di tengah-tengah orang yang cuma diam berpikir tanpa melakukan apapun.

Kalau perlu, jangan menunggu datangnya kesempatan itu, tetapi ciptakanlah kesempatan-kesempatan itu. Seperti yang dilakukan oleh semua pemimpin besar manusia. Kesempatan-kesempatan itu tiada harganya bagi orang miskin, akan tetapi kerajinan membuat kesempatan-kesemaptan biasa menjadi berharga seperti emas.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: