Filosofi Presentasi

Posted on Februari 8, 2009. Filed under: kerja | Tag:, , , , |

Banyak orang yang beranggapan bahwa presentasi hanya dilakukan dan bisa dilakukan oleh kaum profesional saja. Padahal tidak demikian. Semua orang bisa melakukan presentasi. Pada dasarnya kita melakukan presentasi kalau kita melakukakan interaksi dengan orang lain. Ketika kita memperkenalkan diri, itu berarti kita sudah presentasi. Saat kita membicarakan diri kita, pekerjaan kita, hobby kita, menceritakan hal-hal baik tentang kita….itu semua sudah kategori presentasi.

Lebih jauh lagi, presentasi adalah usaha kita untuk menjual sesuatu termasuk menjual diri ( bukan dalam arti yang murahan lho ya ). Kita ingin klien kita membeli apa yang kita jual ( kebanyakan yang dijual adalah ide ), caranya tentu mempengaruhi mereka bahwa apa yang kita jual bagus dan layak diibeli. Karena itu segala daya upaya harus dilakukan agar usaha mempengaruhi itu lebih maksimal. Tentu disamping materi yang bagus, baik dari segi ide atau eksekusi, kemampuan mempengaruhi dalam suatu presentasi sangat memegang peranan penting. Berikut ini beberapa filosofi presentasi yang saya adopt dari buku “Ngobrolin Iklan Yuk “ karangan Budiman Hakim :

1. Kenapa presentasi harus berdiri?????? Tentu dengan berdiri kita akan menjadi lebih tinggi dari audince. Mungkin pada saat kita presentasi, kita akan berhadapan dengan atasan kita, big boss kita, orang yang super kaya, direktur-direktur perusahaan terkenal, yang jabatannya, kekayaannya, harum bau badannya, gaya hidupnya jauh dari jangkauan kita. Situasi seperti ini yang membuat nyali kita kadang-kadang ciut sehingga membuatu kita merasa kalah sebelum bertanding.

Untuk itulah, berada ditempat yang lebih tinggi akan membuat orang kita terbantu. Berdirilah di tempat yang strategis untuk dapat dilihat oleh semua orang. Berdiri di tengah biasanya adalah posisi yang sangat strategis dan paling baik. Usahakan berdiri yang tegak dan kokoh. Jangan bersandar pada meja atau dinding. Dengan posisi seperti itu, kita tidak hanya sekedar terlihat, tetapi membuat kita di posisi yang lebih berkuasa, lebih dominan, dan sangat powerful. Penempatan diri yang baik akan mewujudkan kita sebagai tokoh sentral yang perlu didengarkan.

Jangan duduk di pojok dan bersembunyi di depan layar laptop anda. Dapat dipastikan hasil presentasi akan hancur lebur. Karena tempat yang lebih rendah identik dengan ketidakberdayaan. Tidak ada power di situ. Kita tidak terlihat sangat lemah, tidak percaya diri, dan tidak berdaya. Hal ini akan membuat orang akan terpancing untuk menyerang kita dan menghujani dengan pertanyaan-pertanyaan yang memojokkan.

2. Tatapan Mata ; dalam presentasi kontak mata merupakan hal yang mutlak harus dilakukan. Bekerjasama dengan bahasa verbal dan bahasa tubuh, kontak mata akan sangat membantu meyakinkan apa yang akan kita sampaikan. Apakah itu dia itu rekan kerja kita, atasan kita, big boss kita, biasakan untuk menatap matanya ketika kita sedang berbicara dengan mereka. Kalau kita masih merasa sungkan, cobalah pindah dengan menatap hidungnya. Intinya di sini adalah jangan sampai kita menunduk karena kita merasa takluk. Kontak mata sangat penting dalam berkomunikasi.

3.Packaging Sangat Penting ;Pernahkan anda melihat seorang gadis mengendarai sebuah mobil mewah, katakanlah BMW. Pasti anda langsung berpikiran bahwa gadis yang mengendarai mobil BMW itu adalah gadis yang cantik parasnya dan bodinya aduhai. Tetapi ketika gadis itu turun dari mobil, ternyata perkiraan kita jauh melesat. Wajahnya jauh dari harapan kita bahkan bodinya ditimbuni lemak di sana-sini. Jadi apa pesannya : Gadis sejelek apapun kalau di dalam mobil bagus, pasti jadinya cantik. Minimal kita kira cantiklah hehe... Begitupun sebaliknya. Secantik apapun gadisnya, kalau dia mengendarai mobil kijang lawas dengan penuh goresan dan bopeng-bopeng di bodinya, pastilah kita berpikir gadis dalam mobil tersebut hancur abis. Padahal belum tentu kan ?????

Sedahsyat itulah power yang muncul dari sebuah packaging. Karena itu perhatikanlah packaging (penampilan) kita pada saat akan presentasi. Tidak perlu harus memakai jas atau dasi. Yang penting pakaian yang kita kenakan membuat kita nyaman dan terlihat terhormat.

Jadi…Selamat Menjual Diri  eh..berpresentasi!!

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Filosofi Presentasi”

RSS Feed for gusthy’s blog Comments RSS Feed

Terima kasih untuk tipsnya yang berharga, semuanya baik dan memang benar demikian!

#Fina# terimakasih juga telah berkunjung ke blog saya


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: