IRI

Posted on Februari 1, 2009. Filed under: kerja, Pengalaman Pribadi | Tag:, , , , , , |

Beberapa hari yang lalu seorang rekan di kantor mendapat kiriman buku dari sebuah toko buku terkenal yang jumlahnya saya pikir cukup lumayan, baik dari jumlah eksemplarnya maupun dari harganya. Dalam benak saya “enak banget ya, bisa membeli dan memiliki buku yang disenangi”. Kapan saya bisa seperti rekan kerja tadi ??? bisa membeli buku apa saja yang saya suka. Ah…kok saya bisa iri ya??? Bukankah rekan kerja tersebut memang lebih hebat, lebih pintar, dan pasti lebih mampu dari saya. Rekan tersebut adalah mantan atasan saya ( orang yang selalu mensupport dan membela saya, khususnya waktu saya sebenarnya tidak pantas dan tidak punya kesempatan lagi untuk bekerja ) , ya pantas dong kalau dia mampu beli buku apa saja yang dia suka.

Dua hari kemudian saya jalan-jalan ke toko buku. Rasa iri saya semakin memuncak. Saya melihat beberapa orang remaja dengan santainya ( sepertinya tanpa beban ) memasukkan buku-buku yang hendak dibeli ke dalam tas plastik bening yang disediakan oleh toko buku tersebut. Karena buku-buku yang hendak mereka beli terlihat jelas dalam tas plastik bening tersebut, saya iseng-iseng ingin mencari tahu harga buku yang mereka beli. Dan wowww….harganya  lebih besar dari biaya hidup saya sebulan. Kembali saya berpikir “kapan saya bisa seperti mereka??” Bisa beli dan punya buku apa saja yang saya senangi”….

Tapi janganlah rasa iri saya tersebut dianggap negatif. Justru rasa iri tersebut semakin memacu saya untuk terus belajar dan bekerja keras. Bukankah kedua pihak dalam kasus di atas bisa seperti itu karena hasil belajar dan kerja keras mereka?? Saya mengenal mantan atasan saya sebagai seorang pekerja keras, orang yang tahan banting, pembelajar yang hebat, sangat dewasa dan satu lagi yang tidak bisa saya lupakan …kedermawanannya luar biasa. Dan pasti orang yang hidupnya seperti itu pasti selalu diberkati Tuhan. Dan berkat Tuhan itulah yang akhirnya dipakai salah satunya untuk membeli buku yang dia senangi. Begitu juga remaja-remaja tadi, walaupun mungkin mereka belum bekerja, tapi untuk mendapatkan fasilitas seperti itu, mereka harus bekerja keras untuk meyakinkan orang tua. Bahwa uang orang tua yang mereka pakai untuk beli buku tidak akan sia-sia.

Jadi untuk mendapatkan apa yang anda inginkan dan butuhkan, tidak ada jalan lain selain belajar lebih banyak dan bekerja lebih keras….seperti tagline blog ini.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: