Jangan Mau Jadi Kuli Teruuusss…..!!!!

Posted on Oktober 23, 2008. Filed under: kerja | Tag:, , , , , |

Mendengar kata “kuli” pikiran kita pasti melayang sampai pada kuli-kuli  bangunan di proyek, kuli-kuli angkut di pelabuhan, di pasar, di stasiun….juga mungkin termasuk pada tukang becak, tukang sapu jalan, atau mungkin sampai pembantu rumah tangga   ( kalau ini bagi majikan yang bengis ). Ada satu lagi…Porter di tempat saya bekerja. Kalau yang ini bukan pendapat saya tapi saya cuma menuliskannya saja….yang menyebut begitu adalah mereka ( porter ) sendiri dan juga beberapa staf kantor yag lagaknya seperti boss kaya   tapi hati dan pikirannya miskin.  Memang pekerjaan porter hampir sama dengan kuli….mungkin namanya aja yang beda. Angkat-angkat, disuruh sana sini, sering diomeli lagi. yang terakhir,  saya sering melakukannya hehe….tapi saya cuma bermaksud mengingatkan mereka agar berhati-hati, jangan sembrono dalam bekerja!!!!! Tapi ingat saya tidak menyebut kalian ( porter ) ” kuli ” lho. Kalian adalah rekan kerja saya. “Saya” adalah “kalian” dan “kalian” adalah “saya”. Kalau saya menganggap kalian adalah kuli maka saya adalah kuli. Saya tidak mau itu. Kalau kalian bekerja maka saya bekerja, kalau kalian tidak bekerja, maka saya tidak perlu ada. Kegagalan kalian adalah 100% kegagalan saya tapi ….keberhasilan kalian adalah keberhasilan kalian sendiri, mungkin hanya 1% saja andil saya didalamnya hehe…

Saya sendiri tidak begitu terima kalau kalian menyamakan diri dengan kuli. Selain identik dengan pekerjaan kasar dan kotor , kalau diibaratkan pengelompokkan barang di gudang maka pekerjaan ini masuk dalam kategori grade 4 atau grade paling bawah yang tidak dihargai sama sekali, mehyebut diri sebagai kuli juga adalah simbol kepasrahan kalian pada keadaan, seolah-olah cuma pekerjaan ini yang bisa kalian lakukan. Saya yakin pekerjaan ini sebenarnya pekerjaan yang tidak kalian inginkan. Tapi kalau kalian menganggap bahwa memang cuma ini yang bisa kalian lakukan ..maka CELAKALAH kalian…!!!   Karena tidak diinginkan , kenapa harus berkubang di sini terus ???? Di pekerjaan yang tidak sesuai dengan talenta kalian , tidak membanggakan sama sekali , dan satu lagi …di pekerjaan yang cuma menghasikan sedikit uang hehe….Tapi saya tidak bermaksud dan menyarankan anda untuk keluar dari pekerjaan lho…Ingat pekerjaaan kita adalah pekerjaan berada pada grade yang paling bawah. Grade yang dihuni orang-orang yang skillnya minim, belum terlatih, dan belum mempunyai bekal cukup.  Kalau diibaratkan dengan barang di gudang maka kita adalah  barang yang jelek, kusam, hitam, dan keropos. Kalau kita keluar pekerjaan dengan kondisi seperti itu maka kita menggali kubur kita sendiri. Bisa-bisa kita mendapatkan pekerjaan ( kalau dapat ) yang justru lebih menderita dari yang sekarang.

Tapi Kita pasti tidak selamanya ingin bekerja ditempat yang tidak kita tidak inginkan ini bukan ???? Di pekerjaan yang mungkin untuk menyebutnya saja kita malu..di pekerjaan yang dilakukan “for emergency only”  pekerjaan karena “keterpaksaan”  yang hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, makan dan minum. Kita pasti ingin bekerja sesuai dengan talenta kita, bisa membanggakan, dan menghasilkan banyak uang.

Jadi apa yang harus kita lakukan ?????Belajar lebih banyak dan bekerja lebih keras. Itu kuncinya. Kalau kita sudah belajar dan bekerja dan sebaik mungkin, saya kok yakin , orang ( perusahaan ) akan menghargai usaha kita. Siapa tahu ada promosi jabatan, maka kita yang akan diangkat, mungkin aja kan??? Tapi kalau pun tidak ada, jangan putus asa, tetaplah berusaha sekeras mungkin sambil terus melirik kemungkinan-kemungkinan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Kalau ada pekerjaan yang sama capeknya, sama sistemnya, tapi lebih menghasilkan, kenapa tidak??????  Tapi ingat, itu  dilakukan setelah kita merasa bahwa memang tidak ada peluang di tempat kita bekerja sekarang. Sebenarnya peluang itu selalu ada, tapi biasanya ditutupi oleh orang-orang yang iri sama kita, yang tidak mau melihat kita sukses, karena takut posisinya kita ambil hehe…dan itu biasa dan menjadi hukum tidak tertulis di dunia kerja.   

Sekali lagi tulisan ini tidak bermaksud menyarankan anda untuk keluar dari pekerjaan. Tapi yang ingin saya bagikan  adalah semangat untuk terus belajar mengembangkan diri dalam meraih apa yang kita inginkan. Maju…..maju…..dan maju..!!!!Jangan mau Jadi Kuli terussss !!!!

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Jangan Mau Jadi Kuli Teruuusss…..!!!!”

RSS Feed for gusthy’s blog Comments RSS Feed

saya milih jadi mandor kulinya aja deh…

#suami malas # ..maksih suami malas udah berkunjung ke sini. Sang mentorku yang hebat!!!


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: