Respon Setelah Ditekan…

Posted on Juni 29, 2008. Filed under: Rohani | Tag:, |

Mungkin ini adalah salah satu kebiasaan buruk saya. Saya sering baru memberi respon yang memadai  jika sudah ditekan. Kadang-kadang saya diberi pekerjaan yang tenggang waktunya seminggu, tapi baru saya kerjakan sehari sebelum tenggang waktu tersebut selesai atau bahkan beberapa jam sebelum tugas atau pekerjaan tersebut dikumpulkan. Kebiasaan ini sudah saya bawa sejak kuliah dulu dan sialnya itu terbawa sampai saya bekerja. Mungkin saya terlalu sering menganggap remeh sesuatu, semua saya anggap mudah sehingga saya selalu menunda-nunda pekerjaan. 

Saya baru sadar mengapa hal demikian sering saya lakukan setelah saya membaca salah satu buku yang membahas tentang bagaimana menjadi seorang pria sejati. menurut buku itu, kebiasaan merespons setelah ditekan adalah cermin pribadi yang belum dewasa alias pribadi yang masih kanak-kanak. Seperti seorang ayah yang “terpaksa” harus memberi bentuk kedisplinan kepada anaknya tidak mau mendengarkan nasihat/perintahnya. Anak yang dimaksud disini adalah yang seperti saya, yang harus “dipaksa’ dulu baru merespons. Saya seperti “ditampar” setelah membaca buku ini. Saya pikir selama ini saya orang yang sudah dewasa dalam menghadapi hidup ini. Ternyata saya belum ada apa-apanya….masih kanak-kanak yang masih perlu terus belajar dan belajar..

Thanks God…..GBU all..

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: