Lapindo Harus Bertanggungjawab!!!!!

Posted on Juni 5, 2008. Filed under: sospol | Tag:, , , , , , |

Tak terasa sudah 2 tahun lumpur panas keluar tak henti dari perut bumi Porong Sidoarjo. Dampaknya sudah menyebar ke mana-mana. 14 desa di 3 kecamatan di sekitar lokasi semburan sudah tenggelam dan terancam terhapus dari peta. Satu persatu desa hilang ditelan ganasnya lumpur, rumah-rumah penduduk, sekolah, pabrik, jalan, dan berbagai macam infrastruktur telah lenyap..Dan sampai sekarang penyelesaiannya belum ada titik terang. Entah sampai kapan, masyarakat Porong dan sekitarnya menanggung penderitaan ini. Alih-alih menyelesaikan masalah, malah perdebatan mengenai siapa penyebab semburan ini pun tidak jelas. Ada yang mengatakan semburan ini adalah efek dari gempa Yogyakarta yang bersamaan dengan munculnya semburan. Pihak lain mengatakan ini adalah efek Pengeboran yang dilakukan Lapindo Brantas yang dianggap tidak memenuhi persyaratan pengeboran…

Bertepatan dengan 2 tahun Lumpur Lapindo tersebut, salah satu gereja di kawasan Pondok Tjandra Surabaya melakukan kebaktian dengan memakai liturgi ( tata ibadah ) yang dibuat khusus untuk memperingati 2 tahun munculnya lumpur Lapindo…Kebetulan minggu itu saya ber’gereja’ di tempat itu …Yang menarik perhatian adalah pada bagian “Pengakuan Dosa” pada liturgi ini…pada bagian ini ditulis seperti ini :

Pdt : Dihadapanmu Tuhan yang menciptakan segala dengan penuh keindahan, kami manusia mengaku akan segala dosa kami.

JM : Kami yang seharusnya menjaga segala yang indah itu, justru lebih mampu menghancurkannya.

Pdt : Kami sadari bahwa setiap perusakan terhadap ciptaan Tuhan yang indah, adalah dosa yang sangat berat.

JM : Seperti yang terjadi dengan semburan lumpur di sekitar Sidoarjo daerah Porong dan Gempol,

Pdt : adalah salah satu penghancuran tangan manusia, yang membuat rusaknya kehidupan.

………………..

Pdt : ini berarti kami manusia sudah menentang Tuhan, dengan menghancurkan ciptaanNya

Jm : AMPUNILAH DOSA KAMI YA, TUHAN….

Dengan jelas “pengakuan dosa’ di atas menyebutkan bahwa semburan lumpur lapindo bukanlah efek dari peristiwa alam ( gempa Yogyakarta ), tapi terjadi karena ulah manusia yang tidak bertanggungjawab, tentu dalam hal inilah PT. Lapindo Brantas. Jadi yang harus bertanggungjawab adalah Lapindo. Tidak usah beragumen macam-macam yang justru semakin memperlambat penanganan korban lumpur.

Saya juga salut kepada gereja yang telah memberikan kepedulian yang tinggi atas peristiwa lumpur ini. Tapi alangkah baiknya kalau hal ini tidak berhenti pada liturgi ibadah saja tapi yang lebih penting adalah bagaimana gereja memberikan tindakan nyata turun langsung membantu korban lumpur lapindo….

Untuk Lapindo…..BERTOBATLAH !!!!!

GBU All…..

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: