“Mati” Gara-Gara UNAS

Posted on Mei 11, 2008. Filed under: serba-serbi | Tag:, , , , , , , , |

Judul di atas mungkin terlalu provokatif..tapi itu adalah kenyataan Hari Jumat, 9 Mei 2008 kemarin saya membaca berita di Harian Jawa Pos bahwa ada seorang siswa di Madiun yang meninggal setelah mengikuti Ujian Nasional alias UNAS. Saya lupa nama siswa dan nama sekolahnya karena saya baca cuma sekilas..( Bukan karena tidak sempat, tapi saya memang agak alergi dengan UNAs ) Menurut para guru yang mendampingi siswa tersebut, siswa tersebut tiba-tiba setelah mengikuti UNAS hari terakhir dan meninggal sebelum sampai di Rumah Sakit. Oleh dokter, siswa ini meninggal karena serangan jantung.

Secara ilmiah kematian siswa tadi atau siapapun karena serangan jantung adalah hal yang biasa..Tapi yang perlu diperhatikan bahwa penyebab “serangan jantung” itu terjadi. Sudah tidak terbantahkan lagi bahwa UNAS telah membawa ketakutan, ketegangan dan rasa tidak nyaman bagi siswa, mereka dipaksa untuk belajar keras supaya lulus ujian..mereka adalah korban ke”aroganan” dan kesombongan pemerintah..Saya sendiri bukan tidak setuju dengan adanya UNAs, yang saya tidak terima adalah dijadikan hasil UNAS sebagai satu-satunya penentu kelulusan siswa. Adik kandung saya sendiri pernah tidak lulus gara-gara UNAS, karena nilai Bahasa Inggrisnya di bawah standar kelululusan. Bukannya saya membela adik saya hehe…tapi masih banyak ….(aduh!! lupa istilahnya ) pokoknya hal-hal yang diluar UNAS yang mestinya menjadi pertimbangan kelulusan siswa.

Ada 2 alasan pemerintah mempertahankan pelaksanaan UNAS ( saya pake’ kata mempertahankan karena sebenarnya pemerintah sudah dinyatakan kalah oleh keputusan pengadilan tentang pelaksanaan UNAS berdasar pada gugatan orang tua murid di Jakarta!!!( bagaimana rakyat mau patuh pada hukum, kalau pemerintahnya sendiri melanggar hukum…..????) seperti yang dikatakann Mendiknas, Pertama, masyarakat Indonesia masih perlu dipaksa supaya mau belajar, maka UNAS adalah salah satu sarana untuk memaksa masyarakat ( siswa ) untuk belajar..Kedua, UNAS menjadikan peringkat pengembangan pendidikan Indonesia di mata Internasional meningkat. Apapun alasannya, pelaksanaan UNAS telah membuat siswa, guru, orang tua sengsara…sampai-sampai saya pikir apakah pemerintah ( pejabat ) itu tidak punya anak yang mengikuti UNAS, atau memang mereka memang tidak sayang anak mereka hehe….

Memang UNAS adalah salah satu kebijakan pemerintah yang sebenarnya tidak bijak. Terlalu sering memaksakan suatu kebijakan yang sebenarnya masyarakat belum siap menerimanya.Pemerintah belum menjadi pelindung bagi rakyat tapi justru menjadi teroris atau penyebar rasa takut bagi rakyat sendiri. …BERTOBATLAH PEMERINTAH!!!!!!

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: