Rakyat ( Wakil Rakyat) “Tidur” Mendengarkan Pemimpinnya Bicara

Posted on April 20, 2008. Filed under: sospol |

Pasti anda pernah melihat di televisi pada saat Presiden ataupun Pemimpin sidang di DPR berpidato, banyak peserta atau pendengarnya yang duduk, diam, mungkin dengar, tapi yang parah ada yang tertidur.Itu sepertinya sudah menjadi hal yang biasa di gedung wakil rakyat tersebut. Aneh memang. bagaimana mereka bisa mendengar jeritan hati nurani rakyat kalau mendengarkan pemimpinnya bicara saja “tidur”. Ada beberapa hal yang menyebabkan “malas” mendengarkan;

Pertama, manusia memang makhluk yang malas mendengar ( semoga anda tidak tersinggung hehe...;Kita jadi malas mendengarkan jika yang bicara tidak benar-benar mampu “membujuk”.Jadi kita tidak bisa menyalahkan apabila mereka tertidur, karena memang dari “sononya “memang manusia malas mendengar.Kalau sekedar mendengar sih, perkara mudah, sebab telinga selalu terbuka ( kecuali orang tuli ) hehe……..

Kedua, mendengarkan memerlukan energi dan konsentrasi yang cukup besar. Dan energi itu bisa hilang di jalan karena kemacetan, amarah, dan masalah hidup lainnya. Konsentrasi sangat dipengaruhi oleh daya “bujuk” para pemimpin, kualitas ruangan, kualitas suara, intonasi, dan protokoler.

Kalau kita lihat para pemimpin kita bicara, sangat kaku, terlalu terpaku pada teks, intonasi datar, panjang dan bertele-tele, tanpa ekspresi lagi ( kayak mayat hidup ). Seharusnya ( kalau mau berubah ) mereka belajar, seperti presenter-presenter di televisi, semuanya bicara dengan sangat cepat, tanpa teks, terus terang, spontan , dengan intonasi yang naik turun, tidak ada kesempatan bagi orang yang Lemot ( lemah otak ) atau telmi ( telat mikir ).Memang budaya pemimpin tersebut dipengaruhi aturan protokoler yang ada dan di buat sejak jaman bahuela!!! Aturan protokoler seperti itulah yang harus diubah ( sekali lagi kalau mau ). Protokol zaman sekarang dituntut lebih cerdas , mendorong agar pemimpin membiasakan diri berpidato tanpa tanpa membaca, tetapi bisa berbicara dengan ringkas, padat, cepat, dan interaktif.

Kalau tidak mau berubah, rakyat pasti tidak akan respek terhadap pemerintah!!!.

Bagaimana ????????

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: