Penderitaan Manusia : Paradoks Kasih dan Keadilan Allah

Posted on Januari 24, 2008. Filed under: Rohani |

Persoalan sebagian dari kita bagaimana memahami Allah yang Kasih dalam situasi yang serba sulit.”Mengapa Alllah seolah diam seribu bahasa”?Bagaimana mungkin kita mengatakan bahwa Ia penuh kasih sedangkan kita tetap melarat , miskin, bermasalah, sakit parah,mengalami penolakan manusia,bangkrut dari usaha, belum mendapatkan pekarjaan, belum punya kekasih?Seolah tidak ada jalan keluar untuk semua.
Pertanyaannya : Mengapa manusia menderita ???????
1. Karena kita juga manusia biasa yang terlahir di dalam dunia yang sudah jatuh. Allah memberikan hujan dan sinar kepada semua orang, baik orang beriman maupun yang tidak percaya.Selama kita masih merupakan bagian dari umat ciptaan Allah dari dunia yang terkutuk ini, kita tidak akan diistemawakan. Saya sangat menentang teologi kemakmuran yang pada intinya mengatakan apabila kita sudah mengenal Tuhan maka hidup kita akan diberkati Tuhan terus. Tuhan menggunakan penderitaan sebagai sarana untuk menyaring demi memurnikan umatnya yang sejati.
2. Kita adalah keturunan Adam yang mewarisi dosa asal yang merupakan konsekuensi kejatuhan Adam
3.Konsekuensi dari perbuatan salah dan sarana Allah mendidik kita.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: